PERJUANGAN KITA DALAM MENJADIKAN RQ KITA BERKUALITAS
1. Langkah Terbagus untuk ukuran pondok tahfizh secara umum yaitu menghafal langsung mutqin..kita berlakukan tiga setoran dalam sehari
- Setoran baru (1 Halaman)
- Setoran sabaqi ( 1/4 Juz ) yang terakhir kali disetor
- Manzili ( 1/2 Juz yang sudah di ujiakan
ini sudah kita praktekkan di tahun pertama dan kedua
akan tetapi untuk ukuran Bima kurang cocok karena
a. orang Bima tipenya ingin yang serba instan..jadi dalam waktu singkat
b. santri kita di Bima kurang sabar alias cepat bosan..hal ini dikarenakan beberapa hal:
- Masuk pondok bukan atas kemauan sendiri
- masuk pondok hanya sebagai batu loncatan
- tempat tinggal dekat dengan pondok ( beda dengan merantau...kita tdk betah mau pulang mikir seribu kali)
pengalaman ditahun ini...awalnya bagus..kita puas dengan apa yang kita dapat...tapi yang terjadi
santri kita sudah mutqin 10 Juz, keluar tanpa kabar
ada yang sudah mutqin 7 Juz, 5 Juz keluar dengan tidak kami tau alasannya
2. *Sistem Karantina*
dari pengalaman di tahap pertama maka kami coba cari solusi terbaik untuk menghadapi santri santri di Bima..Alhamdulillah kita temukan solusinya yaitu sistem karantina.
kita mengadakan beberapa karantina dalam setahun.dengan kita bagi menjadi
a. karantina mengejar target
b. karantina memutqinkan
c. karantina persiapan ujian
Alhamdulillah..setelah kita memberlakukan hal ini cukup ada titip terang dan solusi sudah mulai terlihat efek baiknya...
anak anak sudah mulai kelihatan betah dan bahkan saling lomba lomba dalam menghafal.
sistem karantina ini terus dikembangkan ...ditahun ke empat kami sudah mulai patenkan : karantina 100 hari dalam setahun...Alhamdulillah hasilnya juga sudah 80 persen...sekarang santri yang masuk awal ajaran 2019/2020 kemarin sudah ada yang mencapai hafalan 24 juz
3. Pengutusan Santri dan Sistem Karantina Seumur Hidup
tahap ini sengaja kami rancang utk terus meningkatkan kualitas RQ kita
kelas 2, 3 dan perkaderan alumni kita akan karantina seumur hidup..
yang dimaksud seumur hidup adalah sampai mereka mencapai target yang di inginkan RQ..dan adapun terget yang dimaksud adalah
1. bagi kelas 2 & 3 yaitu Khatam 30 juz
2. bagi alumni dan perkaderan/pengabdian
a.mutqin 12-15 juz
b.Lancar ceramah dan praktek khutbah
c. Praktek isi kajian
d. Praktek mengajar
Semua ini akan kita capai jika tiga pihak kerjasama yang bagus dan sama-sama bekerja
1.Ustadz, Ikhlas semangat serta istiqomah dalam mendidik dan membimbing Santri
2. Orangtua/wali, mendoakan, memenuhi segala kebutuhan dan ikut peran membimbing Santri dengan nasihat dan doa
3. Santri...semangat dalam belajar dan meraih target belajar dan menghafal
SEMOGA BERMANFAAT DAN SEMOGA ALLAH MEMBERKAHI SEGALA LANGKAH SERTA MEMUDAHKAN SEGALA URUSAN INI
SEMOGA ALLAH MENGARUNIAI KITA SEMUA ANAK ANAK YANG HAFIZ YANG AKAN MEMBERIKAN SYAFAAT BAGI KITA DIHARI KIAMAT NANTI..AMIN
Jumat, 03 April 2020
SURAT PERNYATAAN KOMITMEN BELAJAR SANTRI RQ AL-MUSTAQIM
Bismillahirrahmanirrahim
Untuk masalah keluar sebelum selesai di RQ Al-mustaqim..maka seluruh wali santri agar memperhatikan kembali *SURAT PERNYATAAN KOMITMEN BELAJAR* anak kita disaat pertama kali daftar di RQ
semua ini adalah untuk mempertahankan kualitas pendidikan RQ dan kesuksesan anak kita dalam mencapai tujuan bersama dalam belajar di RQ kita yang tercinta...
👆👆👆
Contoh surat pernyataan komitmen belajar santri
terima kasih atas segala komitmen dan kerjasama kita semuanya dalam bermu'amalah baik dengan RQ kita yang tercinta...Barakallahu FiikumWa jazakumullahu Khairu Jaza'
*HORMAT KAMI DARI LEMBAGA TAHFIZH RQ AL-MUSTAQIM*
Untuk masalah keluar sebelum selesai di RQ Al-mustaqim..maka seluruh wali santri agar memperhatikan kembali *SURAT PERNYATAAN KOMITMEN BELAJAR* anak kita disaat pertama kali daftar di RQ
semua ini adalah untuk mempertahankan kualitas pendidikan RQ dan kesuksesan anak kita dalam mencapai tujuan bersama dalam belajar di RQ kita yang tercinta...
👆👆👆
Contoh surat pernyataan komitmen belajar santri
terima kasih atas segala komitmen dan kerjasama kita semuanya dalam bermu'amalah baik dengan RQ kita yang tercinta...Barakallahu FiikumWa jazakumullahu Khairu Jaza'
*HORMAT KAMI DARI LEMBAGA TAHFIZH RQ AL-MUSTAQIM*
Info Libur Bulanan Santri Bulan Ini: Tanggal 03 April 2020 Jam 14.00 SampaI 05 April 2020 Jam 09.00 pagi
INFORMASI LIBUR BULANAN SANTRI RQ AL-MUSTAQIM
🍏🍏🍏🍏🍏
Di informasikan kepada seluruh wali Santri Bahwa liburan bulan ini jatuh pada hari Jum'at Tanggal 03 April 2020 setelah Jum'at sampai hari Ahad Tanggal 05 April 2020 jam 09.00 Pagi.
✍✍✍✍✍
Santri tidak diperbolehkan pulang sendiri. ..oleh karena itu. .mohon kepada seluruh wali Santri utk menjemput anak kita masing-masing, Sholat Jum'at bersama di RQ
📚📚📚📚📚
Syukron jazilan atas maklumat dan kerjasama kita semuanya. ..Hayyakumullah
CATATAN
Tugas santri kita selama liburan, Di mohon kepada seluruh orang tua/wali santri untuk membantu anak anaknya utk menunaikan seluruh tugas ini :
1. Sholat Jama'ah di masjid lima kali sehari semalam
2. Tugas azan atau imam dan Ceramah / isi KULTUM
3. Silaturrahim dengan keluarga besar dari pihak pabak dan dari pihak ibu, sebisa dan semampu yang bisa dijangkau
4. Mengajar dan membimbing keluarga untuk ngaji dan shalat terutama adik adik mereka di rumah
5. Berbakti pada kedua orang tua
6. Menulis nasab dari jalur ibu dan dari jalur bapak, minimal sampai kakeknya bapak. dilengkapi dengan anak anak dan cucu cucu dari semua cabang dalam silsilah keturunan yg ada secara rinci...
JIKA ADA ANAK ANAK KITA YANG MALAS ATAU ABAI MELAKSANAKAN TUGAS TUGAS DIATAS. ..MOHON DILAPORKAN KEPADA KESANTRIAN KETIKA MEREKA DIANTAR KEMBALI KE PONDOK. ..
TERIMA KASIH ATAS KERJA SAMA ANTUM SEMUA DALAM MENDIDIK ANAK ANAK DAN GENERASI KITA INI. ...SEMOGA ALLAH MENJADIKAN MEREKA ANAK ANAK YANG SHOLEH UNTUK KITA SEMUA...AMIN
🍏🍏🍏🍏🍏
Di informasikan kepada seluruh wali Santri Bahwa liburan bulan ini jatuh pada hari Jum'at Tanggal 03 April 2020 setelah Jum'at sampai hari Ahad Tanggal 05 April 2020 jam 09.00 Pagi.
✍✍✍✍✍
Santri tidak diperbolehkan pulang sendiri. ..oleh karena itu. .mohon kepada seluruh wali Santri utk menjemput anak kita masing-masing, Sholat Jum'at bersama di RQ
📚📚📚📚📚
Syukron jazilan atas maklumat dan kerjasama kita semuanya. ..Hayyakumullah
CATATAN
Tugas santri kita selama liburan, Di mohon kepada seluruh orang tua/wali santri untuk membantu anak anaknya utk menunaikan seluruh tugas ini :
1. Sholat Jama'ah di masjid lima kali sehari semalam
2. Tugas azan atau imam dan Ceramah / isi KULTUM
3. Silaturrahim dengan keluarga besar dari pihak pabak dan dari pihak ibu, sebisa dan semampu yang bisa dijangkau
4. Mengajar dan membimbing keluarga untuk ngaji dan shalat terutama adik adik mereka di rumah
5. Berbakti pada kedua orang tua
6. Menulis nasab dari jalur ibu dan dari jalur bapak, minimal sampai kakeknya bapak. dilengkapi dengan anak anak dan cucu cucu dari semua cabang dalam silsilah keturunan yg ada secara rinci...
JIKA ADA ANAK ANAK KITA YANG MALAS ATAU ABAI MELAKSANAKAN TUGAS TUGAS DIATAS. ..MOHON DILAPORKAN KEPADA KESANTRIAN KETIKA MEREKA DIANTAR KEMBALI KE PONDOK. ..
TERIMA KASIH ATAS KERJA SAMA ANTUM SEMUA DALAM MENDIDIK ANAK ANAK DAN GENERASI KITA INI. ...SEMOGA ALLAH MENJADIKAN MEREKA ANAK ANAK YANG SHOLEH UNTUK KITA SEMUA...AMIN
Jangan Padamkan Syi'ar dan Syariat Islam Karena Isu Corona
Coba kita cermati persoalan yg kita hadapi, apakah ini benar isu virus atau Ada misi tertentu utk melemahkan aqidah Dan keyakinan kaum MUSLIMIN
💚💚💚💚💚
ana lebih memandang di yang kedua..alasannya adalah
1. Penanganan wabah ini sangat menyelisihi Sayariat islam..jadi sangat jelas Islam dan kaum muslimin yang banyak dirugikan.
2. Karantina yang mereka berlakukan tidak seutuhnya di terapkan
3. Tidak ada keseriusan dalam penagan dibuktikan dengan sangat kurangnya alat utk mendeteksi virus ini.
4. Skenario sedikit demi sedikit menjurus pada memadamkan cahaya islam..silahkan di cermati sampai ibadah ramadhan tiba...
jika tdk ada ketegasan kaum muslimin maka Taraweh, buka bersama, Kultum ta'jil, Kultum subuh dan Kultum yang biasa dilakukan kaum muslimin dimana saja antara isya' dan Taraweh bisa di tiadakan ...bahkan mohon maaf akan terjadi kekerasan dalam hal ini, siapa yang kemasjid maka dia berhak dihukum...semua itu mereka berlandaskan pada pencegahan corona
Ma'adzallah...
sekarang kita lihat banyak dari kita juga yang terkesan sembunyi dibalik perbedaan...dengan mengatakan bahwa hal ini perkara ikhtilaf...
sangat indah sekali jika disetiap perbedaan kita kembalikan kepada perbuatan para sahabat...
contohnya : perkara sholat jama'ah dan jum'at...
kenapa ana kasih contoh yang ini? karena ini adalah syi'ar yg akan merangkum semua syi'ar islam
didalam sholat ada syari'at:
- azan dan iqomah
- sholat berjama'ah
- sholat jum'at
- ceramah dan Kultum
- Musyawarah kaum muslimin
yang dimana semua itu adalah fungsi dari masjid.
JIKA MEREKA MAMPU MENUTUP MASJID MAKA INI KEMENANGAN BESAR BAGI MEREKA.
kita tdk menafikan ini adalah wabah tapi respon manusia yang terlalu ekstrim sampai harus menutup masjid...
di zaman Umar dan juga abad 9 pernah terjadi wabah tapi tdk sampai menutup mesjid...afwan ana titip beratkan masalah pada penutupan masjid yang menjadi syi'ar besar agama kita
demi Allah tidak ada...jika ada yg mengatakan iya...silahkan datangkan dalil kita diskusikan disini
💚💚💚💚💚
ana lebih memandang di yang kedua..alasannya adalah
1. Penanganan wabah ini sangat menyelisihi Sayariat islam..jadi sangat jelas Islam dan kaum muslimin yang banyak dirugikan.
2. Karantina yang mereka berlakukan tidak seutuhnya di terapkan
3. Tidak ada keseriusan dalam penagan dibuktikan dengan sangat kurangnya alat utk mendeteksi virus ini.
4. Skenario sedikit demi sedikit menjurus pada memadamkan cahaya islam..silahkan di cermati sampai ibadah ramadhan tiba...
jika tdk ada ketegasan kaum muslimin maka Taraweh, buka bersama, Kultum ta'jil, Kultum subuh dan Kultum yang biasa dilakukan kaum muslimin dimana saja antara isya' dan Taraweh bisa di tiadakan ...bahkan mohon maaf akan terjadi kekerasan dalam hal ini, siapa yang kemasjid maka dia berhak dihukum...semua itu mereka berlandaskan pada pencegahan corona
Ma'adzallah...
sekarang kita lihat banyak dari kita juga yang terkesan sembunyi dibalik perbedaan...dengan mengatakan bahwa hal ini perkara ikhtilaf...
sangat indah sekali jika disetiap perbedaan kita kembalikan kepada perbuatan para sahabat...
contohnya : perkara sholat jama'ah dan jum'at...
kenapa ana kasih contoh yang ini? karena ini adalah syi'ar yg akan merangkum semua syi'ar islam
didalam sholat ada syari'at:
- azan dan iqomah
- sholat berjama'ah
- sholat jum'at
- ceramah dan Kultum
- Musyawarah kaum muslimin
yang dimana semua itu adalah fungsi dari masjid.
JIKA MEREKA MAMPU MENUTUP MASJID MAKA INI KEMENANGAN BESAR BAGI MEREKA.
kita tdk menafikan ini adalah wabah tapi respon manusia yang terlalu ekstrim sampai harus menutup masjid...
di zaman Umar dan juga abad 9 pernah terjadi wabah tapi tdk sampai menutup mesjid...afwan ana titip beratkan masalah pada penutupan masjid yang menjadi syi'ar besar agama kita
demi Allah tidak ada...jika ada yg mengatakan iya...silahkan datangkan dalil kita diskusikan disini
KARANTINA UMUM DAN KARANTINA KHUSUS ADALAH SOLUSI DALAM MENANGANI CORONA
afwan...permasalahan wabah dimanapun terjadi penangannya sama yaitu sesuai penanganan yang dilakukan para sahabat dan salaf kita
1. karantina umum yaitu negara atau wilayah yang terkena wabah hendaknya dikarantina ( yang didalam negeri tdk boleh keluar dan yang diluar negeri tdk boleh masuk)
2. karantina khusus yaitu bagi yang terkena wabah dalam negeri itu hendaknya diasingkan dari manusia..klw di abad 9 di asingkan di gunung gunung..sekarang mungkin bisa di rumah sakit khusus.
3. dicarikan obat sehingga yang sudah kena wabah bisa sembuh dan yang belum kena bisa terhindar dari wabah..
akhil Karim...dizaman Umar bin khattab dan di abad 9 tdk ada sampai tutup masjid...jika zaman corona ini sampai menutup masjid dengan alasan menghindari penyebaran virus maka mohon maaf itu adalah salah satu langkah besar memadamkan cahaya islam..sadar atau tidak..wallahu a'lam
Inya Allah...para masyayekh dari beberapa negara sudah saya berdiskusi dengannya dalam masalah ini...pembahasan pembahasan seputar wabah juga sudah kita tela'ah
hadits-hadits yang berkaitan dengan wabah juga sudah kita baca semua..dan tidak kita temukan satu haditspun yang membolehkan menutup masjid
rata rata dalil yang dibawa oleh teman teman kita yang membolehkan menutup masjid adalah
1. dalil dalil yang bersifat umum diterapkan di masalah khusus
kita semua sepakat kalau yang terkena virus/ wabah itu tidak boleh kemasjid karena itu akan membawa mudhorot yang besar bagi yang lain...disini baru kita berdalil dengan "hadits makan bawang"
2. cara beristidlalnya terbalik..contoh
"dar'ul mafasid yuqoddimu ala jalbil masholih"
maka kita katakan bahwa menutup masjid mudhorot nya lebih besar dari pada kita terkena wabah..wallahu a'lam
1. karantina umum yaitu negara atau wilayah yang terkena wabah hendaknya dikarantina ( yang didalam negeri tdk boleh keluar dan yang diluar negeri tdk boleh masuk)
2. karantina khusus yaitu bagi yang terkena wabah dalam negeri itu hendaknya diasingkan dari manusia..klw di abad 9 di asingkan di gunung gunung..sekarang mungkin bisa di rumah sakit khusus.
3. dicarikan obat sehingga yang sudah kena wabah bisa sembuh dan yang belum kena bisa terhindar dari wabah..
akhil Karim...dizaman Umar bin khattab dan di abad 9 tdk ada sampai tutup masjid...jika zaman corona ini sampai menutup masjid dengan alasan menghindari penyebaran virus maka mohon maaf itu adalah salah satu langkah besar memadamkan cahaya islam..sadar atau tidak..wallahu a'lam
Inya Allah...para masyayekh dari beberapa negara sudah saya berdiskusi dengannya dalam masalah ini...pembahasan pembahasan seputar wabah juga sudah kita tela'ah
hadits-hadits yang berkaitan dengan wabah juga sudah kita baca semua..dan tidak kita temukan satu haditspun yang membolehkan menutup masjid
rata rata dalil yang dibawa oleh teman teman kita yang membolehkan menutup masjid adalah
1. dalil dalil yang bersifat umum diterapkan di masalah khusus
kita semua sepakat kalau yang terkena virus/ wabah itu tidak boleh kemasjid karena itu akan membawa mudhorot yang besar bagi yang lain...disini baru kita berdalil dengan "hadits makan bawang"
2. cara beristidlalnya terbalik..contoh
"dar'ul mafasid yuqoddimu ala jalbil masholih"
maka kita katakan bahwa menutup masjid mudhorot nya lebih besar dari pada kita terkena wabah..wallahu a'lam
ADAKAH KAITAN ANTARA HADITS LARANGAN SHOLAT KETIKA LAPAR DENGAN LARANGAN SHOLAT KARENA VIRUS CORONA
Thoyyib, kita bahas 1 point dulu ttg dharuriyat al khomsah.
Menurut antum, apakah hadis riwayat Muslim berikut
لا صلاة بحضرة الطعام، ولا هو يدافعه الأخبثان.
Menunjukkan bahwa Nabi SAW salah menempatkan, krn seharusnya sholat (hifdzud diin) lebih utama daripada makan (hifdzul nafs)
💚💚💚💚💚💚
Bismillah..Afwan ya akhinal karim...
"La" disini adalah la nahi bukan la nafi
la nahi bisa bermakna dua: larangan yang dimaksudkan haram dan larangan yang dimaksudkan makruh
dan dalam hadits ini imam nawawi berkata dalam syarah shohih muslim bahwa larangan ini adalah larangan yang bermakna makruh
para jumhur ulama juga sepakat bahwa maksud larangan dalam hadits ini adalah makruh
imam nanawawi berkata..larangan utk menahan lapar yang amat sangat dan menahan hadats kecil dan hadats besar bisa memengaruhi kekhusu'an sholat yang dimana khusu' itu menjadi tujuan utama dalam sholat.
para ulama kita juga dalam membahas hadits ini mengangkat "apakah makan itu harus semuanya atau cukup utk mengganjal perut? maka yang rojih cukup utk mengganjal perut agar tdk terlalu lapar yang menjadikan tdk khusu' dalam sholat
para ulama juga mensyaratkan bahwa maksud "hadhrati tho'am" adalah makanan itu sudah disediakan diatas meja atau ditempat makan kita bukan sedang di masak atau di buat?
Lihat bagaimana Rasulullah dan juga abu hurairah serta ashhabu shofah sampai mengganjal perutnya dengan kerikil utk menahan lapar..sholat beliau juga tetap khusu'
Kita perhatikan diri dan sekitar kita ...jangankan belum makan apalagi lapar bangat..baru makan saja sholat tidak khusu' khusu'
jadi kesimpulan dari semua itu adalah bahwa hadits ini tidak sampai menjadikan seseorang harus ketinggalan sholat berjamaah apalagi sampai tdk sholat
Wallahu A'lam
Menurut antum, apakah hadis riwayat Muslim berikut
لا صلاة بحضرة الطعام، ولا هو يدافعه الأخبثان.
Menunjukkan bahwa Nabi SAW salah menempatkan, krn seharusnya sholat (hifdzud diin) lebih utama daripada makan (hifdzul nafs)
💚💚💚💚💚💚
Bismillah..Afwan ya akhinal karim...
"La" disini adalah la nahi bukan la nafi
la nahi bisa bermakna dua: larangan yang dimaksudkan haram dan larangan yang dimaksudkan makruh
dan dalam hadits ini imam nawawi berkata dalam syarah shohih muslim bahwa larangan ini adalah larangan yang bermakna makruh
para jumhur ulama juga sepakat bahwa maksud larangan dalam hadits ini adalah makruh
imam nanawawi berkata..larangan utk menahan lapar yang amat sangat dan menahan hadats kecil dan hadats besar bisa memengaruhi kekhusu'an sholat yang dimana khusu' itu menjadi tujuan utama dalam sholat.
para ulama kita juga dalam membahas hadits ini mengangkat "apakah makan itu harus semuanya atau cukup utk mengganjal perut? maka yang rojih cukup utk mengganjal perut agar tdk terlalu lapar yang menjadikan tdk khusu' dalam sholat
para ulama juga mensyaratkan bahwa maksud "hadhrati tho'am" adalah makanan itu sudah disediakan diatas meja atau ditempat makan kita bukan sedang di masak atau di buat?
Lihat bagaimana Rasulullah dan juga abu hurairah serta ashhabu shofah sampai mengganjal perutnya dengan kerikil utk menahan lapar..sholat beliau juga tetap khusu'
Kita perhatikan diri dan sekitar kita ...jangankan belum makan apalagi lapar bangat..baru makan saja sholat tidak khusu' khusu'
jadi kesimpulan dari semua itu adalah bahwa hadits ini tidak sampai menjadikan seseorang harus ketinggalan sholat berjamaah apalagi sampai tdk sholat
Wallahu A'lam
MENGHADAPI KASUS CORONA ANTARA GHULU' DAN JAFA'
MENGHADAPI KASUS CORONA ANTARA GHULU' DAN JAFA'
GHULU' YANG DIMAKSUD DISINI ADALAH SAMPAI MENIMBULKAN TAKUT YANG BERLEBIH LEBIHAN DILIHAT DARI SIKAP YANG TAK TERKONTROL SEPERTI HARUS SAMPAI MENGHENTIKAN SHOLAT JAM'AH DI MASJID BAHKAN LEBIH FATAL LAGI MENUTUP RUMAH ALLAH...APA KITA TIDAK TAKUT KENA AZAB ???
SIFAT JAFA' MAKSUDNYA TERLALU ANGKUH DAN SOMBONG..MERASA LEBIH TAQWA DAN LEBIH DEKAT DENGAN ALLAH MAKA HILANGLAH USAHA UNTUK MENGHINDARI WABAH DAN MERASA AMAN DARI UJIAN DAN COBAAN INI
SIKAP MENENGAH YANG KITA AMBIL SEBAGAI ORANG YANG BERIMAN ADALAH
1. MEYAKINI BAHWA WABAH INI DARI ALLAH SEBAGAI
- COBAAN BAGI ORANG YANG BERIMAN
-SEBAGAI TEGURAN BAGI PENDOSA
-SEBAGAI AZAB BAGI HAMBA YANG TELAH MELAMPAUI BATAS
2. TAUBAT DAN ISTIGFAR DARI SEGALA SALAH DAN DOSA
3. TINGKATKAN IBADAH DAN TA'AT PADA ALLAH.
4. JAGA KEBERSIHAN DAN KESEHATAN SEPERTI WUDHU', MANDI, MINUM OBAT, POLA MAKAN DAN GIZI Juga:
- Rutin Mencuci Tangan
- Bersihkan Area di Sekitarmu
- Jangan Menyentuh Permukaan yang Banyak Disentuh Orang Lain
- Jangan Menyentuh Wajah dengan Tangan Kotor
- Jangan Panik dan Cari Informasi yang Akurat
5. JAGA PERGAULAN..JIKA ADA YANG SAKIT DAN CIRI CIRINYA MENDEKATI CIRI CIRI CORONA MAKA KITA JAGA JARAK DAN NASEHATI DIA AGAR DIRUMAH SAJA SAMBIL BEROBAT SAMPAI IA SEMBUH.
7. BANYAK BERDOA
8. TAWAKKAL YANG UTUH PADA ALLAH RABBUL IZZATI
WALLAHU A'LAM
🕋MENINGGALKAN MASJID TANPA UDZUR SYAR'I
📚📚📚📚
YANG MEMBOLEHKAN SEORANG MENGAMBIL UDZUR SYAR'I ADA TIGA
1. SAKIT PARAH
BUKAN SEKEDAR SAKIT..SEMASIH KAKI BISA MELANGKAH...TUBUH MAMPU JALAN DAN BERDIRI, MAKA SAKIT ITU DISEBUT SAKIT RINGAN
TAPI JIKA SAKIT SUDAH PARAH SEKALI MAKA BOLEH AMBIL RUKSHOH SEPERTI BUKA PUASA DAN GANTI DENGAN IFTHOR ATAU SHOLAT JUM'AT DAN JAMA'AH GANTI DENGAN SHOLAT DHUHUR DAN DILAKUKAN SENDIRI..BOLEH DIA JAMA' QOSHOR.
2. SAFAR ATAU MELAKUKAN PERJALANAN.
3. TAKUT ( TIDAK AMAN) SEPERTI DALAM KEADAAN PERANG
UNTUK KAITANNYA DENGAN ZAMAN CORONA INI MAKA BELUM ADA SATU DALILPUN YANG MENJELASKAN DITUTUP MASJID ATAU DILARANG SHOLAT BERJAMAAH...JIKA ADA DALILNYA MAKA BOLEH DIAJUKAN KEPADA KITA SEMUA AGAR JELAS SEMUA HUKUM...TAPI BOLEH DICARI DI HADIST MANA SAJA MAKA KITA TIDAK AKAN DAPATKAN..WALLAHU A'LAM
💚💚💚💚💚💚💚
SEMUANYA AKAN DI MINTA PERTANGGUNGJAWABAN DARI SEGALA KEPUTUSAN
JIKA MEMANG TIDAK BERLANDASKAN DALIL YANG JELAS MAKA TIDAK ADA SATU ORANGPUN YANG BERHAK MENUTUP MASJID ATAU MELARANG SHALAT JUM'AT DAN SHOLAT JAMA'AH..WALLAHU A'LAM
MOHON BEDAKAN ANTARA DALIL UMUM DENGAN DALIL KHUSUS...JANGAN KITA BAWA DALIL UMUM UNTUK KHUSUS
GHULU' YANG DIMAKSUD DISINI ADALAH SAMPAI MENIMBULKAN TAKUT YANG BERLEBIH LEBIHAN DILIHAT DARI SIKAP YANG TAK TERKONTROL SEPERTI HARUS SAMPAI MENGHENTIKAN SHOLAT JAM'AH DI MASJID BAHKAN LEBIH FATAL LAGI MENUTUP RUMAH ALLAH...APA KITA TIDAK TAKUT KENA AZAB ???
SIFAT JAFA' MAKSUDNYA TERLALU ANGKUH DAN SOMBONG..MERASA LEBIH TAQWA DAN LEBIH DEKAT DENGAN ALLAH MAKA HILANGLAH USAHA UNTUK MENGHINDARI WABAH DAN MERASA AMAN DARI UJIAN DAN COBAAN INI
SIKAP MENENGAH YANG KITA AMBIL SEBAGAI ORANG YANG BERIMAN ADALAH
1. MEYAKINI BAHWA WABAH INI DARI ALLAH SEBAGAI
- COBAAN BAGI ORANG YANG BERIMAN
-SEBAGAI TEGURAN BAGI PENDOSA
-SEBAGAI AZAB BAGI HAMBA YANG TELAH MELAMPAUI BATAS
2. TAUBAT DAN ISTIGFAR DARI SEGALA SALAH DAN DOSA
3. TINGKATKAN IBADAH DAN TA'AT PADA ALLAH.
4. JAGA KEBERSIHAN DAN KESEHATAN SEPERTI WUDHU', MANDI, MINUM OBAT, POLA MAKAN DAN GIZI Juga:
- Rutin Mencuci Tangan
- Bersihkan Area di Sekitarmu
- Jangan Menyentuh Permukaan yang Banyak Disentuh Orang Lain
- Jangan Menyentuh Wajah dengan Tangan Kotor
- Jangan Panik dan Cari Informasi yang Akurat
5. JAGA PERGAULAN..JIKA ADA YANG SAKIT DAN CIRI CIRINYA MENDEKATI CIRI CIRI CORONA MAKA KITA JAGA JARAK DAN NASEHATI DIA AGAR DIRUMAH SAJA SAMBIL BEROBAT SAMPAI IA SEMBUH.
7. BANYAK BERDOA
8. TAWAKKAL YANG UTUH PADA ALLAH RABBUL IZZATI
WALLAHU A'LAM
🕋MENINGGALKAN MASJID TANPA UDZUR SYAR'I
📚📚📚📚
YANG MEMBOLEHKAN SEORANG MENGAMBIL UDZUR SYAR'I ADA TIGA
1. SAKIT PARAH
BUKAN SEKEDAR SAKIT..SEMASIH KAKI BISA MELANGKAH...TUBUH MAMPU JALAN DAN BERDIRI, MAKA SAKIT ITU DISEBUT SAKIT RINGAN
TAPI JIKA SAKIT SUDAH PARAH SEKALI MAKA BOLEH AMBIL RUKSHOH SEPERTI BUKA PUASA DAN GANTI DENGAN IFTHOR ATAU SHOLAT JUM'AT DAN JAMA'AH GANTI DENGAN SHOLAT DHUHUR DAN DILAKUKAN SENDIRI..BOLEH DIA JAMA' QOSHOR.
2. SAFAR ATAU MELAKUKAN PERJALANAN.
3. TAKUT ( TIDAK AMAN) SEPERTI DALAM KEADAAN PERANG
UNTUK KAITANNYA DENGAN ZAMAN CORONA INI MAKA BELUM ADA SATU DALILPUN YANG MENJELASKAN DITUTUP MASJID ATAU DILARANG SHOLAT BERJAMAAH...JIKA ADA DALILNYA MAKA BOLEH DIAJUKAN KEPADA KITA SEMUA AGAR JELAS SEMUA HUKUM...TAPI BOLEH DICARI DI HADIST MANA SAJA MAKA KITA TIDAK AKAN DAPATKAN..WALLAHU A'LAM
💚💚💚💚💚💚💚
SEMUANYA AKAN DI MINTA PERTANGGUNGJAWABAN DARI SEGALA KEPUTUSAN
JIKA MEMANG TIDAK BERLANDASKAN DALIL YANG JELAS MAKA TIDAK ADA SATU ORANGPUN YANG BERHAK MENUTUP MASJID ATAU MELARANG SHALAT JUM'AT DAN SHOLAT JAMA'AH..WALLAHU A'LAM
MOHON BEDAKAN ANTARA DALIL UMUM DENGAN DALIL KHUSUS...JANGAN KITA BAWA DALIL UMUM UNTUK KHUSUS
Langganan:
Postingan (Atom)



