Jumat, 03 April 2020

KARANTINA UMUM DAN KARANTINA KHUSUS ADALAH SOLUSI DALAM MENANGANI CORONA

afwan...permasalahan wabah dimanapun terjadi penangannya sama yaitu sesuai penanganan yang dilakukan para sahabat dan salaf kita
1. karantina umum yaitu negara atau wilayah yang  terkena wabah hendaknya dikarantina ( yang didalam negeri tdk boleh keluar dan yang diluar negeri tdk boleh masuk)
2. karantina khusus yaitu bagi yang terkena wabah dalam negeri itu hendaknya diasingkan dari manusia..klw di abad 9 di asingkan di gunung gunung..sekarang mungkin bisa di rumah sakit khusus.
3. dicarikan obat sehingga yang sudah kena wabah bisa sembuh dan yang belum kena bisa terhindar dari wabah..

akhil Karim...dizaman Umar bin khattab dan di abad 9 tdk ada sampai tutup masjid...jika zaman corona ini sampai menutup masjid dengan alasan menghindari penyebaran virus maka mohon maaf itu adalah salah satu langkah besar memadamkan cahaya islam..sadar atau tidak..wallahu a'lam

Inya Allah...para masyayekh dari beberapa negara sudah saya berdiskusi dengannya dalam masalah ini...pembahasan pembahasan seputar wabah juga sudah kita tela'ah
hadits-hadits yang berkaitan dengan wabah juga sudah kita baca semua..dan tidak kita temukan satu haditspun yang membolehkan menutup masjid

rata rata dalil yang dibawa oleh teman teman kita yang membolehkan menutup masjid adalah
1. dalil dalil yang bersifat umum diterapkan di masalah khusus

kita semua sepakat kalau yang terkena virus/ wabah itu tidak boleh kemasjid karena itu akan membawa mudhorot yang besar bagi yang lain...disini baru kita berdalil dengan "hadits makan bawang"

2. cara beristidlalnya terbalik..contoh
"dar'ul mafasid yuqoddimu ala jalbil masholih"
maka kita katakan bahwa menutup masjid mudhorot nya lebih besar dari pada kita terkena wabah..wallahu a'lam

ADAKAH KAITAN ANTARA HADITS LARANGAN SHOLAT KETIKA LAPAR DENGAN LARANGAN SHOLAT KARENA VIRUS CORONA

Thoyyib, kita bahas 1 point dulu ttg dharuriyat al khomsah.
Menurut antum, apakah hadis riwayat Muslim berikut
 لا صلاة بحضرة الطعام، ولا هو يدافعه الأخبثان.
Menunjukkan bahwa Nabi SAW salah menempatkan, krn seharusnya sholat (hifdzud diin) lebih utama daripada makan (hifdzul nafs)
💚💚💚💚💚💚

Bismillah..Afwan ya akhinal karim...

"La" disini adalah la nahi bukan la nafi

la nahi bisa bermakna dua: larangan yang dimaksudkan haram dan larangan yang  dimaksudkan makruh

dan dalam hadits ini imam nawawi berkata dalam syarah shohih muslim bahwa larangan ini adalah larangan yang bermakna makruh

para jumhur ulama juga sepakat bahwa maksud larangan dalam hadits ini adalah makruh

imam nanawawi berkata..larangan utk menahan lapar yang amat sangat dan  menahan hadats kecil dan hadats besar bisa memengaruhi kekhusu'an sholat yang dimana khusu' itu menjadi tujuan utama dalam sholat.

para ulama kita juga dalam membahas hadits ini mengangkat "apakah makan itu harus semuanya atau cukup utk mengganjal perut? maka yang rojih cukup utk mengganjal perut agar tdk terlalu lapar yang menjadikan tdk khusu' dalam sholat

para ulama juga mensyaratkan bahwa maksud "hadhrati tho'am" adalah makanan itu sudah disediakan diatas meja atau ditempat makan kita bukan sedang di masak atau di buat?

Lihat bagaimana Rasulullah dan juga abu hurairah serta ashhabu shofah  sampai mengganjal perutnya dengan kerikil utk menahan lapar..sholat beliau juga tetap khusu'

Kita perhatikan diri dan sekitar kita ...jangankan belum makan apalagi lapar bangat..baru makan saja sholat tidak khusu' khusu'

jadi kesimpulan dari semua itu adalah bahwa hadits ini tidak sampai menjadikan seseorang harus ketinggalan sholat berjamaah apalagi sampai tdk sholat

Wallahu A'lam

MENGHADAPI KASUS CORONA ANTARA GHULU' DAN JAFA'

MENGHADAPI KASUS CORONA ANTARA GHULU' DAN JAFA'

GHULU' YANG DIMAKSUD DISINI ADALAH SAMPAI MENIMBULKAN TAKUT YANG BERLEBIH LEBIHAN DILIHAT DARI SIKAP YANG TAK TERKONTROL SEPERTI HARUS SAMPAI MENGHENTIKAN SHOLAT JAM'AH DI MASJID BAHKAN LEBIH FATAL LAGI MENUTUP RUMAH ALLAH...APA KITA TIDAK TAKUT KENA AZAB ???

SIFAT JAFA'  MAKSUDNYA TERLALU ANGKUH DAN SOMBONG..MERASA LEBIH TAQWA DAN LEBIH DEKAT DENGAN ALLAH MAKA HILANGLAH USAHA UNTUK MENGHINDARI WABAH DAN MERASA AMAN DARI UJIAN DAN COBAAN INI

SIKAP MENENGAH YANG KITA AMBIL SEBAGAI ORANG YANG BERIMAN ADALAH
1. MEYAKINI BAHWA WABAH INI DARI ALLAH SEBAGAI
- COBAAN BAGI ORANG YANG BERIMAN
-SEBAGAI TEGURAN BAGI PENDOSA
-SEBAGAI AZAB BAGI HAMBA YANG TELAH MELAMPAUI BATAS

2. TAUBAT DAN ISTIGFAR DARI SEGALA SALAH DAN DOSA

3. TINGKATKAN IBADAH DAN TA'AT PADA ALLAH.

4. JAGA KEBERSIHAN DAN KESEHATAN SEPERTI  WUDHU', MANDI, MINUM OBAT, POLA MAKAN DAN GIZI Juga:
Rutin Mencuci Tangan
Bersihkan Area di Sekitarmu
Jangan Menyentuh Permukaan yang Banyak Disentuh Orang Lain
Jangan Menyentuh Wajah dengan Tangan Kotor
Jangan Panik dan Cari Informasi yang Akurat

5. JAGA PERGAULAN..JIKA ADA YANG SAKIT DAN CIRI CIRINYA MENDEKATI CIRI CIRI CORONA MAKA KITA JAGA JARAK DAN NASEHATI DIA AGAR DIRUMAH SAJA SAMBIL BEROBAT SAMPAI IA SEMBUH.

7. BANYAK BERDOA
8. TAWAKKAL YANG UTUH PADA ALLAH RABBUL IZZATI

WALLAHU A'LAM

🕋MENINGGALKAN MASJID TANPA UDZUR SYAR'I
📚📚📚📚

YANG  MEMBOLEHKAN SEORANG MENGAMBIL UDZUR SYAR'I ADA TIGA

1. SAKIT PARAH
BUKAN SEKEDAR SAKIT..SEMASIH KAKI BISA MELANGKAH...TUBUH MAMPU JALAN DAN BERDIRI, MAKA SAKIT ITU DISEBUT SAKIT RINGAN

TAPI JIKA SAKIT SUDAH PARAH SEKALI MAKA BOLEH AMBIL RUKSHOH SEPERTI BUKA PUASA DAN GANTI DENGAN IFTHOR ATAU SHOLAT JUM'AT DAN JAMA'AH GANTI DENGAN SHOLAT DHUHUR DAN DILAKUKAN SENDIRI..BOLEH DIA JAMA' QOSHOR.

2. SAFAR ATAU MELAKUKAN PERJALANAN.

3. TAKUT ( TIDAK AMAN) SEPERTI DALAM KEADAAN PERANG

UNTUK KAITANNYA DENGAN ZAMAN CORONA INI MAKA BELUM ADA SATU DALILPUN YANG  MENJELASKAN DITUTUP MASJID ATAU DILARANG SHOLAT BERJAMAAH...JIKA ADA DALILNYA MAKA BOLEH DIAJUKAN KEPADA KITA SEMUA AGAR JELAS SEMUA HUKUM...TAPI BOLEH DICARI DI HADIST MANA SAJA MAKA KITA TIDAK AKAN DAPATKAN..WALLAHU A'LAM

💚💚💚💚💚💚💚

SEMUANYA AKAN DI MINTA PERTANGGUNGJAWABAN DARI SEGALA  KEPUTUSAN

JIKA MEMANG TIDAK BERLANDASKAN DALIL YANG JELAS MAKA TIDAK ADA SATU ORANGPUN YANG BERHAK MENUTUP MASJID ATAU MELARANG SHALAT JUM'AT DAN SHOLAT JAMA'AH..WALLAHU A'LAM

MOHON BEDAKAN ANTARA DALIL UMUM DENGAN DALIL KHUSUS...JANGAN KITA BAWA DALIL UMUM UNTUK  KHUSUS

Jumat, 27 Maret 2020

SANTRI KE-13 YANG SELESAI MENYETOR 30 JUZ, MAF'UL KHAIRAT ASLI PARADO WANE

SELESAI MENYETOR  30 JUZ

Ananda Maf'ul Khairat Bin Ibrahim Asal Parado Wane, Usia 15 tahun... Alhamdulillah Tadi Pagi Jam 10.30 Hari Selasa Tanggal 27 Maret 2020, telah selesai menyetor 30 juz.. Semoga Allah memberkahi umur dan ilmunya.. Amin

Beliau adalah santri ke-13 yang telah selesai khatam 30 juz
adapun Sepuluh santri lainnya adalah
1. Sabirin Bin H. Sulaiman Asli donggo padende ( umur 15 tahun)
2. Syafiurrahman Al-mubarak Bin Afiddin Asli parado (umur 16 tahun)
3.Muhammad Al-gifaris Bin Sami'un Asli Risa (umur 15 Tahun)
4. Muhammad Awaludin Bin Agussalim Asli Tanjung Kota Bima ( umur 14 tahun)
5. Mustaqim Bin Burhan Asli Risa Woha Bima NTB, telah selesai setoran (Khatam) hafalan 30 juz (selama 6 bulan 1 hari).
6. Hadi Susilo Bin Syarifudin  Asli Lampung  (17 Tahun)
7. Muhammad  Haedar  Alief , Asli  Sila Rato  (14 Tahun)
8. Yusuf Bin Budiman, Asli Ncera Belo  Bima  (14 Tahun)
9. Salman  Al-farizi  Bin Wassalwa  Asli  Pemukiman  Donggo  Bumi  Pajo (14 Tahun)
10.Muhammad Al-fariz Bin Jaharudin  Asal Desa Kalampa  Kec.Woha (15 Tahun)
11.Muhammad Shabran  Bin Dahlan Asal Kelurahan Ule Kec.Asa Kota, Usia 13 tahun.
12. Ilham  Bin Abbas Asal Padende Desa BumiPajo Kec.Donggo, Usia 15 tahun

🕋🕋🕋🕋🕋🕋
💡Dukung RQ Al-mustaqim💡Mencetak generasi Huffadzhul Qur'an 💡Semoga jadi amal jariyah buat kita semua nya 💡

👇👇👇
Hibah dan infaq terbaik anda untuk Pembangunan RQ Al-mustaqim Desa Ncera bisa langsung  disalurkan
👇👇👇
Rek BNI : 0848860723
a.n  Rumah Qur'an  Al-mustaqim

Rek BRI:   471501024364536
a.n  Abdul kadir

*Konfirmasi Transfer:*
- WA Abu mu'tashim (085337190789)
☎☎☎☎☎

Jumat, 06 Maret 2020

Info Libur Bulanan Santri Bulan Ini: Tanggal 06 Maret 2020 Jam 14.00 SampaI 07 Maret 2020 Jam 17.00

INFORMASI LIBUR BULANAN  SANTRI  RQ AL-MUSTAQIM
🍏🍏🍏🍏🍏
Di informasikan kepada  seluruh  wali  Santri Bahwa liburan  bulan  ini  jatuh pada hari Jum'at Tanggal 06 Maret 2020 setelah Jum'at sampai  hari Sabtu Tanggal 07 maret 2020  jam 17.00  Sore.

✍✍✍✍✍
Santri  tidak diperbolehkan pulang  sendiri. ..oleh  karena  itu. .mohon  kepada  seluruh  wali  Santri  utk  menjemput  anak kita masing-masing, Sholat Jum'at bersama di RQ
📚📚📚📚📚
Syukron  jazilan  atas  maklumat  dan  kerjasama  kita  semuanya. ..Hayyakumullah

CATATAN
Tugas santri kita selama liburan, Di mohon kepada seluruh orang tua/wali santri untuk membantu anak anaknya utk menunaikan seluruh tugas ini :

1. Sholat  Jama'ah  di masjid  lima kali  sehari  semalam

2. Tugas azan atau imam  dan Ceramah / isi KULTUM

3. Silaturrahim  dengan  keluarga  besar  dari pihak pabak  dan dari pihak ibu,  sebisa  dan semampu  yang  bisa dijangkau

4. Mengajar dan membimbing  keluarga untuk ngaji dan shalat  terutama  adik  adik  mereka  di rumah

5. Berbakti  pada kedua orang  tua

6. Menulis nasab dari jalur ibu dan dari jalur bapak, minimal sampai kakeknya bapak. dilengkapi dengan anak anak dan cucu cucu dari semua cabang dalam silsilah keturunan yg ada secara rinci...

JIKA ADA ANAK ANAK  KITA YANG  MALAS  ATAU ABAI MELAKSANAKAN  TUGAS  TUGAS  DIATAS. ..MOHON  DILAPORKAN  KEPADA KESANTRIAN  KETIKA  MEREKA  DIANTAR  KEMBALI  KE PONDOK. ..

TERIMA KASIH  ATAS  KERJA  SAMA  ANTUM  SEMUA  DALAM  MENDIDIK  ANAK  ANAK  DAN GENERASI  KITA  INI. ...SEMOGA  ALLAH  MENJADIKAN  MEREKA  ANAK ANAK  YANG  SHOLEH  UNTUK  KITA  SEMUA...AMIN

Rabu, 04 Maret 2020

Buah Emas Hasil Karantina Jilid Empat Belas (6), Ujian Perjuz Tiga Santri-Mustakim Awal Dan Syarifudin

Ujian Perjuz Tiga Santri-Mustakim Awal Dan Syarifudin
********
Selamat Kepada Ke tiga Ananda kami Santri RQ Al-Mustaqim Talabiu Bima NTB:
1. Syarifudin Bin Abdul Gani, Asal Ncera Belo Bima, telah berhasil Ujian Juz 30,  Hari Ahad Malam Ba'da Sholat Isya' Tanggal 01 Maret 2020.

2. Mustakim Bin Burhan asal Risa Woha Bima telah berhasil ujian Juz 17, Hari Kamis Pagi Jam 09.00 Tanggal 05 Maret 2020.

3. Muhammad Awaludin Bin Agussalim asal Tanjung Kota Bima telah berhasil ujian Juz 09, Hari Kamis Pagi Jam 09.30 Tanggal 05 Maret 2020.

Semoga Allah selalu memberikan keikhlasan dan keistiqomahan dalam menghafal juz-juz selanjutnya.
Maka sangat berbahagialah orang tua yang memiliki anak yang menghafal Qur'an. Semoga kita semua dikaruniai anak anak yang menghafal dan mengamalkan Qur'an yang mulia ini..Allahumma Amin

Minggu, 01 Maret 2020

Buah Emas Hasil Karantina Jilid Empat Belas (5), Ilham Abas Asli Donggo Padende Santri Ke-12 Yang Telah Berhasil Khatam 30 Juz

Ananda Ilham  Bin Abbas Asal Padende Desa BumiPajo Kec.Donggo, Usia 15 tahun... Alhamdulillah Tadi Ba'da Dzuhur Hari Ahad jam 13.30 Tanggal 01 Maret 2020, telah selesai menyetor 30 juz.. Semoga Allah memberkahi umur dan ilmunya.. Amin

Beliau adalah santri ke-12 yang telah selesai khatam 30 juz
adapun Sebelas santri lainnya adalah
1. Sabirin Bin H. Sulaiman Asli donggo padende ( umur 15 tahun)
2. Syafiurrahman Al-mubarak Bin Afiddin Asli parado (umur 16 tahun)
3.Muhammad Al-gifaris Bin Sami'un Asli Risa (umur 15 Tahun)
4. Muhammad Awaludin Bin Agussalim Asli Tanjung Kota Bima ( umur 14 tahun)
5. Mustaqim Bin Burhan Asli Risa Woha Bima NTB, telah selesai setoran (Khatam) hafalan 30 juz (selama 6 bulan 1 hari).
6. Hadi Susilo Bin Syarifudin  Asli Lampung  (17 Tahun)
7. Muhammad  Haedar  Alief , Asli  Sila Rato  (14 Tahun)
8. Yusuf Bin Budiman, Asli Ncera Belo  Bima  (14 Tahun)
9. Salman  Al-farizi  Bin Wassalwa  Asli  Pemukiman  Donggo  Bumi  Pajo (14 Tahun)
10.Muhammad Al-fariz Bin Jaharudin  Asal Desa Kalampa  Kec.Woha (15 Tahun)
11.Muhammad Shabran  Bin Dahlan Asal Kelurahan Ule Kec.Asa Kota, Usia 13 tahun

🕋🕋🕋🕋🕋🕋
💡Dukung RQ Al-mustaqim💡Mencetak generasi Huffadzhul Qur'an 💡Semoga jadi amal jariyah buat kita semua nya 💡

👇👇👇
Hibah dan infaq terbaik anda untuk Pembangunan RQ Al-mustaqim Desa Ncera bisa langsung  disalurkan
👇👇👇
Rek BNI : 0848860723
a.n  Rumah Qur'an  Al-mustaqim
*Konfirmasi Transfer:*
- WA Abu mu'tashim (085337190789)
☎☎☎☎☎