Kisah
Penghafal Al-qur’an (1) Muhammad Saihul Basyir: Pemuda yang Hafal Al-Quran dari
Keluarga Bintang Al-Quran
Muhammad
Saihul Basyir adalah sosok pemuda tampan yang periang, bersahabat, baik hati
dan tidak sombong. Di samping itu Basyir (panggilan akrabnya) adalah salah satu
penghafal Al-Qur’an yang masih muda karena telah mengkhatamkan hafalannya
ketika berusia sebelas tahun. Banyak prestasi dan keistimewaan yang Allah
berikan ketika Saihul Basyir memulai proses menghafal dan menamatkan
hafalannya. Bagaimana kondisi keluarga Saihul Basyir dan fase demi fase yang
telah dijalaninya? Berikut ini adalah sekilas dari cuplikan kisah perjalanan
hidup beliau. Semoga banyak yang terinspirasi dan termotivasi melihat profil
pemuda yang telah mengkhidmatkan diri kepada Al-Qur’an ini, dan semoga
keistiqamahan selalu mengiringinya.
I. Keluarga Penghafal Al-Qur’an
Muhammad
Saihul Basyir, lahir di Jakarta 10 Januari 1996. Sekarang ia –saat di
wawancara- duduk di bangku kelas 3 SMA di Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia,
Bogor. Sekilas tentang keluarganya, ayahnya yang bernama Mutammimul Ula (57
tahun) adalah seorang yang berasal dari Solo tepatnya di kecamatan Sragen. Sang
kakek mendidik ayahnya dengan didikan yang keras, karena dahulu kakek dari sang
ayah adalah seorang yang aktif di partai Masyumi, sehingga apa yang telah
diterapkan oleh kakek kepada ayahnya menurun kepada anak-anaknya juga, Pak
Tamim (begitu beliau dipanggil) menamatkan SMA di sebuah sekolah Islam di Solo
bernama SMA Al-Islam, kemudian melanjutkan pendidikan di Fakultas Syariah
Universitas Islam Sultan Agung Semarang pada tahun 1977, hingga akhirnya aktif
di organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) dan juga sempat menjadi ketua umum
Pengurus Besar PII tersebut selama satu periode (1983-1986). Beliau juga
seorang Magister Ilmu Hukum di Universitas Indonesia tahun 2007 yang sebelumnya
menyelesaikan Sarjana Hukum di Universitas Diponegoro tahun 1982. Dalam dunia
politik, beliau tergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera yang pernah
membawanya menjadi anggota DPR-RI pada periode 1999-2004 dan terpilih kembali
pada periode 2004-2009.