Minggu, 21 Juni 2020

SANTRI RQ AL-MUSTAQIM BIMA KHUTBAH JUM'AT DENGAN TANGGUH

SUASANA INDAH RQ AL-MUSTAQIM
Jum'at Bersama Ahli Qur'an
πŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’š
            Sungguh indah jum'at bersama ahli Qur'an, para santri berjubah putih menambah suasana menjadi tambah indah, memang begitulah suasana santri RQ Al-mustaqim Bima, mempesona penampilanya menjadikan setiap yang melihat mereka akan sejuk hatinya.
         30 menit sebelum azan, para santri sudah terlihat rapi dalam shof sholat mereka, dengan sholat sunnah dua rakaat  mereka mulai ibadah setiba dimasjid kemudian mengaji menghafal dan murojaah sembari menunggu waktu jum'at tiba.
        Oh indah sekali keadaan di RQ Al-mustaqim ini, orang yg memiliki anak anak disini adalah orang tua yang sangat beruntung. bagaimana tidak, hampir 13 jam dari waktu mereka digunakan utk berada dimasjid Allah.
       Dengan langkah sopan seorang imam kecil menuju mimbar. penampilannya yang sangat menarik, sorban diikat dikepala laksana mujahid afghan. sang imam jum'at kali ini berdiri kokoh diatas mimbar kemudian dengan suara lantang ia membawa salam, menunjukkan jum'at telah dimulai.
          Ketika imam yang bernama adiman yang berasal dari donggo padende ini duduk kembali setelah ia salam maka Ananda Lanang Magrib asli Rabakodo mulai mengumandangkan azan.
         Mu'adzin sholeh yang berparas tampan ini dengan suara khasnya mengumandangkan azan, sungguh azan yang begitu indah, putra abu wisata al-jawy ini sangat pintar memainkan suaranya sehingga azan yang ia kumandangkan akan menyentuh hati siapa saja yang mendengarnya.
        Seusai azan merdu dikumandangkan, Adiman mulai berdiri dan membuka khutbahnya, pembukaan khutbah yang sangat khas versi Mudir RQ Al-mustaqim. Santri yang baru saja tamat MTS ini begitu teratsar dengan Abu Mu'tashim Az-zira sampai model Muqodiimah Khutbah mudirnya inipun ia tiru dengan sangat telaten.
        Untaian khutbah yang begitu hikmah, menjelaskan tentang kewajiban sholat dan ancaman bagi yang meninggalkannya. Santri yang sudah mondok di RQ selama tiga tahun ini sangat mahir berkhutbah...kata demi kata mengalir  begitu lancar, sama sekali tidak ada tanda gugup diwajahnya.bahkan ia laksana orator tangguh yang siap tampil dimana saja.




Sabtu, 20 Juni 2020

RQ Al-mustaqim Di Teror Dengan Lempar Batu Tiga Hari berturut-turut

COBAAN UNTUK RQ AL-MUSTAQIM
πŸ’šπŸ’šπŸ’š

Bismillah, kita berlindung pada Allah dari segala kejahatan makhluk.

RQ Al-mustaqim adalah pusat kader militan generasi Qur'an.terletak dipinggir persawahan menjadikannya unik dan sejuk untuk menjadi tempat menghafal Qur'an.

Empat tahun sudah berjalan dan aktif dalam membina generasi Qur'an yang siap memakmurkan Al-Qur'an dan menda'wah islam bahkan sampai kepelosok NTT sana.

Sungguh mulia segala perjuangan di RQ ini...dan akan mulia didunia dan diakhirat bagi siapa saja yang ikut berjuang dengan segala bentuk perjuangan di RQ yang tercinta ini.

Selama ini RQ sangat aman dan nyaman, tapi tidak untuk tiga hari terakhir ini. Maka Penulis ingin bercerita sekilas ujiaan yang menimpa RQ kita hari terakhir kemarin.

Selama perjalanannya, RQ sangat istiqomah dengan segala kegiatannya, begitupun didalam  kegiatan menghafal dan da'wah Santri di RQ yang penuh dengan keberkahan ini.

Seusai sholat isya', para santri duduk melingkar dan mendengarkan tausiayah dari teman teman mereka, hampir semua santri memang sangat telaten dalam ceramah dan berbicara didepan umum (public speaking)

Setelah kegiatan ceramah mereka melanjutkan dengan kegiatan muroja'ah dan menyerotor hafal mereka. sampai tiba saatnya utk istirahat yaitu jam 22.00.

Malam semakin sunyi, angin berhembus membawa dingin...para santri sudah kelihatan terlelap dalam tidurnya. tapi beberapa santri ditempatkan dimasjid utk menjaga jaga (haris malam).

Tepat jam 23.05, tiba tiba ada suara seng..sungguh sangat keras, para piket malam mencoba mendatangi sumber suara, tapi tiba-tiba ada batu yang melayang didepan mereka, tiga kali bertubi tubi...oh, ada yang lempar...geragan apa yang terjadi ini, seorang santri membatin sambil banyak istigfar.

Mereka segera membangunkan mudirnya, kemudian dibangunkan semua ustadz dan santri santri yang sudah dewasa. daarrrrrr....bunyi ,lemparan kembali terdengar...innalillah..dicek dan diteliti siapa yang melempar, malam itu memang tdk ada persiapan sama sekali dari RQ, senter bahkan lampu jalan sudah agak lama tidak aktif, karena suasana diluar sangat gelap maka malam itu para ustadz dan santri hanya bertahan dalam pondok, sedangkan lemparan terus terjadi dengan jarak waktu kira kira setiap 20 menit....innalillah, ini teror namanya ungkap Abu Mu'tashim Billah Az-zira

Jam telah menunjukkan pukul 02.30 subuh, berarti sekarang sudah masuk hari rabu 18 juni 2020, lemparan masih terdengar...dan alhamdulillah itu lemparan terakhir mereka. Jadi, malam ini mereka menteror RQ cukup lama yaitu 3 1/2  jam, masya Allah..kuat sekali mereka dalam kejahatannya.

Jika ini hanya iseng iseng saja maka tidak mungkin selama itu mereka mampu bertahan...dari arah datangnya batu, kelihatannya yang lempar lebih dari 6 org, karena lemparan itu datang dari tiga arah.

Aba-aba dengan temannya mereka menggunakan suilan ( ibu jari dan jari telunjuk dimasukkan ke mulut dan dibunyikan)

Karena tidak ingin heboh, maka sampai sore hari rabu para ustadz mendiamkan saja permasalahan itu.

Antisipasi dan strategi sudah mulai disusun utk mengantisipasi jika malam kamis nanti mereka datang lagi, tiga lampu jalan mulai dipasang, senter jarak jauh segera dibeli. dan santri menyediakan kayu dan batu utk alat pertahanan mereka. hal ini akan digunakan jika keadaan darurat seperti para penjahat nekat masuk kedalam RQ.

Sengaja belum dikabarkan kepihak RT dan tetangga, karena pihak RQ masih berharap kejadian itu hanya akan terjadi sekali itu saja.

Malam kedua tenyata masih datang yaitu jam 23.55. terlihat oleh santri yang berada diatas atap lantai tiga yang sengaja dipasang utk memantau dan menjaga keamanan RQ Malam ini.

Karena keadaan sekitar RQ sudah terang, maka mereka tdk menggunakan lempar lagi tapi menggunakan ketapel...licik mereka...munafik mereka berani hanya dari jauh...jika datang utk sparing, saya siap meladeni ungkap seorang santri yang sangat kesal dengan ulah para penjahat yang menteror masjid dan RQ itu

Sabtu, 06 Juni 2020

VIRAL....SANTRI HEBAT, Baru 7 Hari di RQ...Mampu Ujian Juz 30 Dan Menghafal Buku Panduan Santri Baru


Ujian Juz  30 Dan Menghafal Buku Panduan Santri Baru
πŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’š
Selamat Kepada Ananda Dhiya  Ulhaq Bin  Dian Ramadan Asal Tolo Tongga-Kota Bima.

Alhamdulillah Baru 1 pekan di RQ, dan Alhamdulillah ananda kita ini tepat hari ketujuh di RQ yaitu Pada Tanggal 07 Juni 2020 telah berhasil:
1. Ujian Juz 30
2. Menghafal Buku Panduan Santri Baru:
    - Bacaan Sholat
    - Dzikir dan Doa
    - Pembukaan dan penutup ceramah
    - 100 Mufrodat
    - Hadits Pertama Arba'in Nawawi
    - 1  halaman ceramah

Semoga Allah selalu memberikan keikhlasan dan keistiqomahan dalam menghafal juz-juz selanjutnya. dan pelajaran pelajaran selanjutnya di RQ Al-mustaqim yang tercinta ini..Amin

Maka sangat berbahagialah orang tua yang memiliki anak yang menghafal Qur'an. Semoga kita semua dikaruniai anak anak yang menghafal dan mengamalkan Qur'an yang mulia ini..Allahumma Amin

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=724178545019863&id=100022831732636


Sabtu, 30 Mei 2020

BEBERAPA BENTUK IQOB UNTUK SANTRI YANG TERLAMBAT DI RQ

BEBERAPA BENTUK IQOB UNTUK SANTRI  YANG TERLAMBAT
✍️✍️✍️✍️✍️
1. 🎀 = Ceramah
( Terlambat 1 menit satu kali ceramah )
2. πŸ“– = Hafal Mufrodat
( Terlambat 1 menit hafal satu mufrodat  )
3. ✍️ = Tulis Surat Pendek
( Terlambat 1 menit Tulis Satu Surat Pendek )
4. πŸ•Œ = Infak Di Masjid RQ
( Terlambat 1 menit Infak 100 rupiah  )
5. Piket
( Terlambat 1 menit piket Masjid/Asrama/Wc satu kali  )
6. push up
( Terlambat 1 menit push up satu kali )

*Keterangan:*
1. Setiap yang terlambat akan mendapat 6 bentuk iqob di atas

2. iqob akan dilakukan di kantor RQ

3. Kesantrian hendaknya tertib dan disiplin dalam memberlakukan iqob ini

Rabu, 27 Mei 2020

Syarat Pemperoleh Ijazah Untuk Santri RQ Al-mustaqim Bima

*INFORMASI PENTING UNTUK SELURUH WALI SANTRI*

Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…

Ψ§Ω„Ψ³Ω„Ψ§Ω… ΨΉΩ„ΩŠΩƒΩ… ΩˆΨ±Ψ­Ω…Ψ© Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΩˆΨ¨Ψ±ΩƒΨ§ΨͺΩ‡

Kami menginformasikan Untuk seluruh wali santri bahwa Anak anak kita yang sudah ikut UAN (SD, SMP & SMA), maka pengurusan Ijazah akan dilakukan oleh Pihak RQ. Dan Wali santri bisa mengambilnya di RQ Al-mustaqim...Mohon Informasi ini utk bisa kita maklumi bersama.

Syarat Ambil Ijazah Nasional yaitu :
1. sudah selesai setoran 30 Juz
2. sudah selesai menjalani perkaderan dan pengabdian

BARAKALLAHU FIIKUM

sekian informasi dan maklumat ini untuk kita pegang dan jalani bersama agar pendidikan anak anak kita di RQ bisa sempurna dan seperti yang diharapkan RQ dan kita semuanya.

ΩˆΨ§Ω„Ψ³Ω„Ψ§Ω… ΨΉΩ„ΩŠΩƒΩ… ΩˆΨ±Ψ­Ω…Ψ© Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΩˆΨ¨Ψ±ΩƒΨ§ΨͺΩ‡

*Tanda Tangan*
Mudir RQ Al-mustaqim & Syu'unu At-thullab

CERITA HIKMAH, DAHSYATNYA BERJUAL BELI DENGAN ALLAH

CERITA HIKMAH, DAHSYATNYA BERJUAL BELI DENGAN ALLAH

Seorang petani di Cipanas Cianjur jawabarat, mengurus lahan pertaniannya yang ditanami sayuran kangkung cabut, bayam, caisim, dan sawi putih selama berbulan bulan, menggarap lahan, menyemai bibit, dan memupuk serta merawat nya hingga panen..

Telah diperhitungkan waktu panen saat ramadhan menjelang lebaran, karena biasanya pengalaman tahun tahun sebelumnya sayuran dihargai lebih tinggi..

Qadarullaah..  terjadi pandemi.. hati petani resah, setiap hari mencari informasi tentang  perkembangan  kondisi , dan ternyata berhembus kabar bahwa pemerintah melakukan pencegahan penyebaran dengan melaksanakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. Petani ini adalah salah satu suplier sayuran ke pasar induk di Jakarta , namun dengan psbb tak ada lagi aktifitas jual beli kesana. Hatinya semakin gundah.. terbayang panen kali ini tak bisa di jual sesuai ekspektasi.

Tengkulak berkeliaran, menawarkan "solusi" ,membeli semua hasil panen namun dengan harga murah.

" Kami cuma mau bantu aja, sebenarnya belum tau juga menjual kemana, orang ga boleh kemana-mana, ya..itu sih terserah kalo mau(jual) silahkan, kalo ga mau ya gapapa.. kita kasian aja..sayuran ga di panen kan sayang.." bujuk tengkulak menekan. Harga.

Petani bimbang.. harga beli tengkulak ga masuk akal seandainya setara dengan modal pun sudah rugi tenaga dan waktu, apalagi ini dibawah modal, ruginya banyak...

Teman teman petani ini banyak juga yang akhirnya menjual ke tengkulak..

" Tuh si Acep juga jualnya ke saya, dari pada udah dipetik dibawa ke Jakarta dijalan nanti disuruh puter balik, rugi ongkos rugi tenaga mau dikemanain ntar sayurannya?" Ujar tengkulak..

Petani memilih bersabar..

"Nanti saya diskusi dulu sama orang rumah" petani berdiplomasi

" Ya ,terserah jangan lama lama ya, ntar keburu kehabisan duit saya sama yang lain.." tengkulak pakai jurus pamungkas..

"Ditunggu sampai seminggu sebelum lebaran aja pak siapa tau ada perubahan peraturan" nasihat istrinya

Tiba sepekan sebelum hari raya, keadaan tak kunjung  membaik, harga sayur jungkir balik.

Betapa sedihnya petani..

Selepas shalat subuh, ia pergi ke kebun..
Sepanjang jalan ia terus bershalawat..
Tiba di kebun, ia lepaskan pandangan ke hamparan sayur yang subur,segar dan menghijau. Butiran airmata menetes membasahi pipinya, disentuhnya daun daun sawi itu lembut seraya, berdoa kepada Allaah swt.

"Ya Allaah, Engkau menjadi saksi hamba sudah maksimal ikhtiar, mohon berikan hamba ampunan dan rahmatMu.. jika sekira dosa dosa hamba menjadi penghalang datangnya rezeki mu ampuni lah hambaMu ini ya Allaah.. berikanlah kami rahmatMu petunjuk agar kami tak salah langkah.. ya Allaah.. beri hamba kekuatan dan ketenangan menghadapi takdir ini..hamba percaya tak ada yang sia sia atas segala ciptaanMu." Doa petani pagi itu diantara pohon pohon sayur..

Dilihatnya berita dari handphone, kabar tentang betapa banyak orang yang tak punya meski hanya untuk sekedar makan. Mereka tak mampu beli lauk atau sayur.. padahal biasanya mungkin merekalah konsumen petani selama ini .

Dan siapakah yang mampu menggerakkan hati, tangan dan langkah petani yang kemudian memiliki keyakinan untuk menjual semua sayuran itu hari ini.. iya, beliau menjual semua sayurnya bukan kepada manusia, melainkan kepada pemilik rezeki pecipta manusia. Di tutupnya portal berita setika itu juga, dan dengan mantap ia berkata " wahai Allaah aku akan jual semua sayuran ini kepadaMu, jika semua pasar tak mampu membeli dengan harga yang pantas, maka aku yakin hanya Engkaulah yang sanggup membayar dengan harga terbaik, akan aku panen semua sayuran ini dan aku akan anterkan pada mahlukMu yang membutuhkannya, aku mohon ya Allaah terimalah amal kami.." seru petani sambil berderai airmata..

Matahari belum terlalu tinggi ini ramadhan hari ke 26 besok hari ke 27, di waktu duha diantarnya segerobak penuh sayur ke pesantren disekitar tempat tinggal petani .

"Ambillah, semua sayuran ini sudah di bayar, saya hanya diminta mengantarkannya kesini" jawab petani ketika ditanya berapa harga semua sayur tersebut.

Selanjutnya diantar ke RS ,ke puskesmas, ke mesjid ,ke kampung pemulung, ke tetangga tetangga, yang mampu apalagi yang kurang mampu, ke rumah para assatidz ,sampai ke balai desa.

Menjelang magrib baru selesai prosesi kurir sayuran dikerjakan.

Selepas shalat magrib dan berbuka ,badan petani terasa amat kelelahan, kakinya pegel pegel, sakit semua. Namun entah bagaimana hatinya bahagia, tak ada sedih, tak ada kuatir,tak ada penyesalan atas "kekonyolan" yang ia kerjakan bersama keluarganya seharian ini

Sore itu entah ada berapa ratus perut yang terisi dengan menu sayuran yang sehat, dan setiap pemilik perut tersebut berdoa dan bersyukur kepada Allaah.. doa mereka hampir sama " semoga Allah , membalas kebaikan siapapun yang memberi sayuran ini dengan kebaikan dan keberkahan yang berlimpah"

Barangkali itulah asbab ketenangan jiwa yang dirasakan petani..

Tak ada serupiah pun yang ia bawa meski seluruh "dagangannya" habis terjual hari ini..

Hingga keesokan harinya tiba tiba seseorang menghubunginya via Wa, dari nomor yang tak ia kenal..

" Pak Ade, saya Imron kita belum pernah jumpa tapi saya mendengar tentang bapak dari pak Kades tadi siang, katanya bapak panen sayur lalu dibagikan gratis ke warga, kalo boleh saya ingin menitipkan infaq kebetulan ini bulan Ramdhan , mungkin Tak banyak, namun semoga bermanfaat untuk membeli benih dan pupuk agar bapak bisa tetap bertani setelah ini..bisa saya minta no.rek bapak?"

Demikian isi pesan di what's up yang diterima petani

Kawan jika ditaksir tengkulak seluruh kebun dihargai 1,5 juta.

Padahal modalnya 3.5 juta rupiah.. panen diharapkan pak tani mendapat 5 juta rupiah.

Namun karena dijual kepada Allah maka harganya diberi harga terbaik ...dibayar dua kali lipat yaitu mnjd  *Rp.10.000.000,-*

dan masih ada harapan balasan pahala surga insyaallaah..

Ibarat petani, sebenarnya kita semua  juga bs memiliki peluang yang sama.

Sungguh jual beli yang tak akan pernah menemukan kata rugi adalah berjual beli dengan Rabb kita Allaah Subuhanahu Wa Ta'ala.

Copas

Selasa, 26 Mei 2020

BERKAS DAN ADMINISTRASI PENDAFTARAN ULANG SANTRI RQ AL-MUSTAQIM TAHUN AJARAN 2020/2021 M

SURAT KEPUTUSAN MUDIR RUMAH QUR'AN AL-MUSTAQIM 
No: 007/RQ/RPS/2020/06/26
                    TENTANG
BERKAS DAN BIAYA PENDAFTARAN ULANG SANTRI RUMAH QUR'AN AL-MUSTAQIM-BIMA NTB TAHUN AJARAN 2020/2021 M

A. BERKAS-BERKAS YANG PERLU DILENGKAPI SANTRI
1. SANTRI BARU
    - Fotocopy Ijazah dan Transkrip Nilai
    - Fotocopy Akta Kelahiran
    - Fotocopy Kartu Keluarga
    - Fotocopy KTP kedua orang Tua
    - Surat Izin Orang Tua
    - Surat Pernyataan Komitmen belajar
    - Formulir pendaftaran yang  sudah di isi lengkap

2. SANTRI LAMA ( mohon lengkapi data data seperti yang ada di Santri Baru)

3. SANTRI YANG AKAN IKUT UAN TAHUN INI (SD/MTS/ALIYAH)
 - Fotocopy Ijazah dan Transkrip Nilai
 - Fotocopy Akta Kelahiran
 - Fotocopy Kartu Keluarga
 - Foto 3x4 Latar Biru ( 5 Lembar)

B. RINCIAN ADMINISTRASI PENDAFTARAN ULANG SANTRI TAHUN AJARAN 2020/2021 M

1, SANTRI BARU =
     - Rp, 750.000 + Beras 10 kg/15 kg
     - Rp, 825.000 + Beras 10 kg/15 kg
     - Rp, 900.000 + Beras 10 kg/15 kg
2, SANTRI LAMA =
     - Rp, 700.000 + Beras 10 kg/15 kg
     - Rp, 775.000 + Beras 10 kg/15 kg
     - Rp, 850.000 + Beras 10 kg/15 kg
Rincianya sebagai berikut:
1. DRB (Dana Rutin Bulanan)
      a. Lauk Pauk = Rp, 100.000
      b. SPP            = Rp, 50.000/ Rp, 75.000/ Rp, 100.000
      c. Beras 10 kg/15 kg
2. DIP  (Dana Infak Pembangunan) =
      Rp, 200.000/Rp, 250.000/Rp,300.000
3. DID  (Dana Infak Da'wah) = Rp, 200.000
4. DIK  (Dana Infak Kesehatan) = Rp, 50.000
5. Pendaftaran
    - Santri Baru = Rp, 150.000
    - Daftar Ulang Santri Lama= Rp, 100.000

πŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’š
KETERANGAN

1. Pembayaran Langsung Ke Ustadz Sudirman atau lewat Rek BNI 0848860723 a/n Rumah Qur'an Al-mustaqim

2. Bagi yang melakukan pembayaran lewat Rek Rumah Qur'an Mohon Konfirmasi lewat Wa.me/085337180789, Hal ini untuk memudahkan pendataan oleh bagian bendahara